Kenali Sindrom Yoyo
Posted on June 29th, 2009 by kiranti in category: Health, Styling Room - Female
Wanita mana yang tidak ingin memiliki lekuk tubuh bak Halle Berry? Namun kenyataannya, tidak semua wanita terlahir dengan bentuk badan yang ideal dan proporsional tersebut. Banyak wanita yang harus berusaha ekstra keras menjaga keseimbangan berat badannya lewat diet ketat dan olahraga. Hal ini lumrah, tapi bisa jadi salah kaprah jika tidak dilakukan secara benar dan pada porsinya.
Pasalnya yang sering terjadi adalah saat semangat menggebu, diet keras dilakukan. Tetapi ketika kadar semangat berkurang, kembali lagi ke pola hidup lama yang tidak sehat, seperti malas berolah raga dan makan sembarangan. Hal ini menyebabkan berat badan menjadi turun-naik dan tak stabil. Nah, fenomena berat badan tak menentu tersebut dikenal dengan nama sindrom Yoyo.
Sindrom Yoyo tidak bisa dianggap remeh karena dapat mengakibatkan lambannya metabolisme tubuh. Masalahnya tubuh harus beradaptasi dengan kurangnya asupan kalori yang masuk. Lambannya metabolisme tubuh justru mengakibatkan proses diet yang Anda lakukan melambat atau bahkan berhenti. Hal itu menyebabkan Anda mulai mengalami kenaikan berat badan kembali.
Selain itu, berat badan yang turun naik juga bisa mempengaruhi emosi Anda menjadi lebih mudah depresi dan mudah sekali lelah. Massa otot Anda pun menjadi berkurang. Jadi sebaiknya Anda berhati-hati dalam melakukan diet. Berikut adalah hal-hal yang sebaiknya Anda lakukan agar terhindar dari sindrom Yoyo:
• Seperti kata pepatah biar lambat asal selamat. Maka rencanakan program diet anda dengan baik. Penurunan berat badan yang baik hanya berkisar 2 -5 kg per bulannya. Jadi jangan paksa tubuh Anda berdiet lebih keras dari yang seharusnya.
• Ubahlah gaya hidup “tidak sehat” Anda. Jauhi rokok, minuman beralkohol dan jangan tidur terlalu malam. Selain itu, mulailah untuk menghindari menu makanan siap saji.
• Jangan lupa selalu sarapan pagi. Bagaimanapun tubuh tetap butuh asupan energi sebelum Anda beraktivitas. Tenang saja, membiasakan diri untuk sarapan pagi tidak akan membuat tubuh Anda kelebihan bobot.
• Olahraga teratur. Pilih jenis olahraga yang tidak membosankan versi Anda. Sekarang banyak pusat kebugaran yang menawarkan alternatif olah raga selain aerobic atau fitness. Misalnya yoga, pilates atau belly dance. Selain untuk tetap menjaga berat badan yang ideal, olahraga juga membuat Anda juga akan merasa jauh lebih sehat dan awet muda.
• Last but not least, jangan lupa maksimalkan diet Anda dengan mengonsumsi Kiranti Slim Sehat 1-2 botol sehari. Daun Jati Belanda yang terdapat didalamnya akan membantu Anda untuk mengurangi lemak dalam tubuh, menekan nafsu makan dan mempertahankan berat badan ideal Anda. Selain itu, Soluble Dietary Fiber-nya bermanfaat memperlancar sistem pencernaan (prebiotik).
Nah, tidak susah bukan untuk mendapatkan berat badan yang ideal? Sekarang ambillah buku catatan Anda dan mulai lembaran diet sehat yang baru. Jangan lupa katakan selamat tinggal kepada sindrom Yoyo! (*)
*Dari berbagai sumber/Foto: istimewa
Tags: berat badan, diet, olahraga, sehat, sindrom, syndrome, yoyo












Wanita mana yang tidak ingin memiliki lekuk tubuh bak Halle Berry? Namun kenyataannya, tidak semua wanita terlahir dengan bentuk badan yang ideal dan proporsional tersebut. Banyak wanita yang harus berusaha ekstra keras menjaga keseimbangan berat badannya lewat diet ketat dan olahraga. Hal ini lumrah, tapi bisa jadi salah kaprah jika tidak dilakukan secara benar dan pada porsinya.