Sindrom BB, Asyik Aja sama Dunia Sendiri
Posted on November 5th, 2009 by thasya in category: Female - My Diary
Hari ini saya mendengar cerita lucu dari salah satu rekan kantor. Kejadiannya hari Jumat kemarin. Rekan saya tersebut hendak pulang ke rumah memakai jasa bis Trans Jakarta jurusan Kuningan – Ragunan. Seperti biasanya, bis tersebut selalu penuh sesak saat jam-jam pulang kantor. Teman saya pun kedapatan berdiri. Ia berdiri di bagian dalam tengah bis. Saat ia lagi berpegangan dan melongok ke bagian belakang bis, Ia melihat istrinya ternyata juga sedang berada dalam bis yang sama dan berdiri juga. Tapi istrinya nggak ’ngeh’ dan cuek dengan keadaan karena asyik sendiri main BB. Selama perjalanan, teman saya berusaha mendekati sang istri sehingga jarak mereka hanya dipisahkan oleh satu orang. Tetap, sang istri masih asik ber-BB ria.
Pas bis melaju mendekati Departemen Pertanian, isi bis makin lowong dan bangku-bangku mulai kosong. Salah satunya adalah bangku di sebelah istri teman saya. Dengan cepat, teman saya mengambil duduk di sebelah istrinya. Tapi sang istri tetap tidak sadar juga karena pandangannya nggak lepas dari layar BB di genggamannya. Teman saya cerita bagaimana ia bisa melihat istrinya sesekali tertawa atau tersenyum sendiri sambil memainkan jari-jarinya dengan lincah di keypad BB tersebut. Teman saya hanya bisa geleng-geleng kepala dan mengurungkan niat untuk menepuk pundak sang istri.
Saat tiba di Ragunan, sang istri masih tetap nggak sadar juga. Ia sama sekali nggak beranjak dari tempat duduknya padahal sudah sampai di perhentian terakhir bis. Akhirnya teman saya menepuk pundaknya dan berujar, “Mbak, udah sampai Ragunan nih.” Tepukan itu disambut dengan respon kaget dari sang istri (respon yang lebih mirip reaksi orang mendadak dikagetin karena belum sadar siapa yang menepuknya). Baru setelah sang istri melihat siapa yang menepuknya, ia kaget untuk yang kedua kalinya. Sang istri bertanya, “Lho, sejak kapan kamu di sini? Eh, kita emang satu bis ya? Kok kamu nggak bilang-bilang sih?” Dan teman saya tersebut hanya menjawab, ”Capee deeh!” Hehehe…











Hahahahahahahahahhahahaha….
Aku ngebayangin ekspresinya temen kamu itu waktu duduk di sebeklah isterinya, and ekspresi istrinya waktu sadar kalau yang nepuk pundaknya adalah suaminya hahahahaha…