<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Aduh ! &#8220;V&#8221; ku sakitt!</title>
	<atom:link href="http://diarykiranti.com/2010/01/aduh-v-ku-sakitt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://diarykiranti.com/2010/01/aduh-v-ku-sakitt/</link>
	<description>Diary Kiranti</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2010 05:03:59 +0700</lastBuildDate>
	
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: JacQ</title>
		<link>http://diarykiranti.com/2010/01/aduh-v-ku-sakitt/comment-page-1/#comment-152</link>
		<dc:creator>JacQ</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 11:48:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diarykiranti.com/?p=1426#comment-152</guid>
		<description>Hey juga Annisa,

Miss Kira senang kamu mau curhat tentang daerah sensitif kamu. Tapi sebelum pertanyaanmu terjawab, apakah kamu yakin yang sakit itu daerah “V”? Atau jangan-jangan yang kamu maksud daerah lebih ke arah atas lagi dari “V”, yaitu mulut rahim atau rahim (serviks dan uterus)? Jika “pegel” yang kamu rasakan sama seperti yang sering dikeluhkan kebanyakan perempuan pada saat haid, berarti adalah uterus.

Pegal atau kram pada daerah organ reproduksi dari rahim sampai vagina (“V”) adalah hal normal, namun memiliki intensitas yang berbeda pada tiap perempuan. Bisa saja intensitas nyeri kamu lebih besar dibandingkan dengan teman-teman kamu atau sebaliknya. Bahkan ada yang sampai tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari atau pingsan, sehingga mengonsumsi obat anti nyeri.

Intensitas nyeri ini bisa dikurangi dengan lebih memahami proses menstruasi karena hal itu kita alami hampir setiap kali kita haid. Saat kamu bisa menerimanya, maka kamu bisa mengatasinya dan rasa nyerinya akan lebih ringan. Selain itu untuk mengatasi nyeri kamu, minumlah Kiranti Sehat Datang Bulan secara teratur sejak 3 hari sebelum, selama hingga 3 hari setelah haid. Kiranti sangat membantu mengatasi masalah haid seperti yang kamu alami. Selamat mencoba Annisa!


Cheers,
Miss Kira</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hey juga Annisa,</p>
<p>Miss Kira senang kamu mau curhat tentang daerah sensitif kamu. Tapi sebelum pertanyaanmu terjawab, apakah kamu yakin yang sakit itu daerah “V”? Atau jangan-jangan yang kamu maksud daerah lebih ke arah atas lagi dari “V”, yaitu mulut rahim atau rahim (serviks dan uterus)? Jika “pegel” yang kamu rasakan sama seperti yang sering dikeluhkan kebanyakan perempuan pada saat haid, berarti adalah uterus.</p>
<p>Pegal atau kram pada daerah organ reproduksi dari rahim sampai vagina (“V”) adalah hal normal, namun memiliki intensitas yang berbeda pada tiap perempuan. Bisa saja intensitas nyeri kamu lebih besar dibandingkan dengan teman-teman kamu atau sebaliknya. Bahkan ada yang sampai tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari atau pingsan, sehingga mengonsumsi obat anti nyeri.</p>
<p>Intensitas nyeri ini bisa dikurangi dengan lebih memahami proses menstruasi karena hal itu kita alami hampir setiap kali kita haid. Saat kamu bisa menerimanya, maka kamu bisa mengatasinya dan rasa nyerinya akan lebih ringan. Selain itu untuk mengatasi nyeri kamu, minumlah Kiranti Sehat Datang Bulan secara teratur sejak 3 hari sebelum, selama hingga 3 hari setelah haid. Kiranti sangat membantu mengatasi masalah haid seperti yang kamu alami. Selamat mencoba Annisa!</p>
<p>Cheers,<br />
Miss Kira</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
